DPRD Kalsel Inginkan Ketahanan Pangan Kalsel Lebih Mantap

Banjarmasin – DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam hal ini Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan menginginkan ketahanan pangan provinsinya lebih mantap lagi

Sekretaris Komisi II yang juga membidangi pertanian secara umum, HM Iqbal Yudiannor SE mengingkari itu melalui WA-nya, Kamis (21/4/22) menjawab Antara Kalsel di Banjarmasin.

“Apalagi Kalsel sebagai gerbang Ibu Kota Negara (IKN) baru dan sekaligus penyangga ketahanan pangan,” ujar wakil rakyat dari Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Oleh karenanya pada kesempatan kunjungan kerja (Kunker) ke luar daerah kali ini (21 – 23 April 2022), Komisi II yang diketuai Imam Suprastowo dari PDI-P dan wakilnya Muhammad Yani Helmi (Partai Golkar) studi komparasi ke Jawa Timur (Jatim).

“Kunker Komisi II ke Jatim tukar menukar pendapat atau informasi terkait ketahanan pangan dengan Dinas Ketahanan Pangan provinsi tersebut,” demikian Iqbal Yudiannor.

Sebagai ilustrasi, Kalsel dengan luas wilayah sekitar 3,7 juta hektare (ha) yang kini berpenduduk lebih empat juta jiwa tersebar pada 13 kabupaten/kota merupakan daerah agraris, sejak 2010 masuk sepuluh besar penyangga ketahanan pangan nasional.

Pasalnya, walau merupakan terkecil dari empat provinsi lain di Pulau Kalimantan, tingkat produksi padi Kalsel tiap tahun meningkat, kendati peningkatannya tidak signifikan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel produksi padi provinsinya Tahun 2021 lebih kurang 1,1 juta ton gabah kering giling (GKG) atau meningkat bila dibandingkan dengan 2020 masih di bawah satu juta ton GKG. (Ant)